Monday, 26 April 2010

Officially Passed UAN



YEAH! THANK GOD!
finally, I become a GRADUATOR.
just as what I expected before,
we will get through this :)

but there are some unpredictable things
that I got after the graduation announcement:
  • one of my acquaintances hasn't passed the UAN perfectly

  • so she has to do the UAN remedial

  • it makes my school graduation percentage isn't 100%

  • I bet all of my teachers feel disappointed

  • I got 80 for Indonesian *really wish I could get more than 90*

  • my physics score is 80! oh my I thought it would be lower than 70

  • Gilbert, the most alienated student in my class, got 100 for English

  • that means he got the highest score for English in my school
and many other upredictable things..

phew, I feel completely happy with the result, though.
well, how about your school life, visitors?
I wish you have a splendid one like mine too :)

Wednesday, 21 April 2010

Somehow Skirts Could Be Noteworthy

suddenly I feel skirts with flowers pattern
will always look good if they are matched with
plain color top..

the gorgeous Zooey Deschanel inspired me
(one of the 500 days of Summer scenes)










Saturday, 17 April 2010

Euforia!

berakhirnya UAS tertulis 14 April 2010 yg lalu,
sumpah gila sukses banget membuat gw lupa diri.
istilah kerennya: Euforia
alias perasaan bahagia jasmani dan rohani.


rencana demi rencana membunuh untuk mengisi waktu kosong
mulai berjejalan ibarat rakyat ngantri sembako gratis di kepala gw.
dan dari bermacam rencana itu, satu sudah terlaksana:
Karaoke Ber-bedol-desa

dalam proses menunggu hasil UAN, gw belajar pasrah
kayak lagu Kupu-Kupu Malam, apa yang terjadi terjadilaaaah
tapi tetap sambil terus mendoakan kelulusan seluruh kelas XII tahun ini.
AMIN!!! :)



kemarin ini, pas gw main ke rumah Lulu
tiba2 takdir itu terjadi.
YEAH! benar2 takdir krn tidak gw rencanakan sm sekali mau ke rumahnya
dan tanpa gw minta, dia meminjamkan gw ini:



percayalah saudara2,
permainan ini sungguh2 membuat kangeeeennn!!!
terakhir kali gw main Harvest Moon pas SD,
waktu PS1 msh eksis di dunia ini
dan main sama anak2 tetangga msh lazim dilakukan :D hha.
secara sekarang, siapa sih main sama tetangganya?
pada sibuk FB-twitter-FB-twitter di rumah masing2..

ini beberapa snapshots dr Gamespot
kali aja ada yg lupa, "Harvest Moon? apaan tuh? temennya Twitter ya?"
hohoho..











memang keterlaluan jadul sih nih game,
PS aja sekarang udah portable. hahahaha.
tapi entah kenapa gw ga gitu tertarik mainin versi2 lain
untuk berbagai media dari Harvest Moon: Back To Nature,
yang kayak gini2 nih...











menurut kalian yg paling oke Harvest Moon yang mana?

PS: kalau Harvest Moon keluaran Natsume, originalnya buat PS,
ada lagi game mirip Harvest Moon tp lbh seru,
ga cuman bercocok tanam tapi ada musuhnya juga.
namanya Rune Factory , buat NDS sama Wii.
menurut gw Rune Factory lbh seru karena kita ga bosan melakukan ritual
tanam tanaman mulu. hohoho :)

Sunday, 4 April 2010

Happy Easter 2010!


Happy Easter for everybunny body

Well I was going to write my post in English
but I realize that it won't simple
(because I want to share a quite long story)
so I decided to write this post in Indonesia :)




ya ya ya!
hari ini adalah hari Paskah *buka KBBI*
Pas·kah n hari raya peringatan wafat dan kebangkitan Isa Almasih.

Paskah kali ini kembali gw jalani seperti Paskah2 sebelumnya.
ga ada puasa (padahal tahun ini gw udah 18)
dan ga ada pantang (begitu selesai UAN, gw eforia nonton DVD smp pagi!
hh, menyedihkan..)
tadinya gw berniat untuk berubah,
apa daya, alat berubah gw lagi dipinjem Usagi (Sailormoon).
ya sudah, tetap begini2 sajalahh gw sekarang. hahahaha..

tahun2 lalu, biasanya kalau Paskahan,
gw, bokap, nyokap, kakak gw, kabur ke Cimahi, ke Pratista
untuk merayakan Tri Hari Suci (Kamis Putih, Jumat Agung, Sabtu Suci) dan Paskah.
kami kesana karena tempatnya kondusif sekali untuk beribadat.
tenang, sejuk dan khusuk.
ga kayak gereja2 di Jakarta yang panas dan biasanya padat banget
sampai ketenangan dalam gereja nyaris nihil.

tapi semenjak lingkungan gw akhir2 ini suka ditunjuk
buat tugas menjadi kolektan (jd petugas yg biasa ngambilin duit kolekte di gereja)
jadinya kami tidak pernah mengunjungi Pratista lagi
dan terjebaklah kami di Jakarta yang entah mengapa bisa menjadi
sangat sangat panas di saat2 menjelang Paskah.


nah, jadi ceritanya, sudah menjadi tugas kolektan
untuk menghitung uang seselesainya misa.
pas ngitung2 duit, sudah menjadi kebiasaan
para ibu2 dan bapak2 di lingkungan gw untuk mengomel
karena duit2 ribuan yang lecek yang harus kami rapihkan.
memang cukup menyebalkan sih.
mengingat ada banyaaak duit seribuan yang diremas2 smp kecil
di dalam kantong2 kolekte.
kenapa juga orang harus merasa malu menyumbang seribu rupiah?!
ga ada yang peduli juga siapa menyumbang berapa, kan?

pas lagi pada ngomel2 tentang duit lecek gitu,
tiba2 seorang bapak2 yang ikut membantu menghitung
dan merapihkan uang bilang
"Kenapa ga ditransfer aja sih uang kolektenya?"
otomatis semua orang disitu pada tertawa ironi
dan saling menimpali.

"Iya, kenapa ga sekalian aja teks misa di proyektorin,
jadi ga buang2 kertas."

"Kenapa ga kotbahnya di CD-in aja, denger masing2"

"Sekalian aja misanya dibagiin ke rumah2 dalam CD,
diputar di rumah masing2."


hahaha, lucu juga ya.
gw membayangkan beberapa puluh tahun ke depan hal itu mungkin terjadi.
namanya Geral, Gereja Digital.
kita bisa memutar misa di rumah.
memilih pastor yang kotbahnya bagus yang berkenan untuk kita dengarkan.
atau memilih pastor yang ganteng, jadi betah nontonin misanya.
memilih gereja yang interior desainnya bagus. dsb..

bagaimana menurut kalian? :)

nb: perkenalkan almarhum kelinci gw tersayang, si Gendut
yang meninggal tahun lalu
(lupa kapan tepatnya krn waktu itu gw jg lagi sakit)
yeah2, senyum gw maksa banget disitu :D hahaha.. bodo amat.
aku sayang si Gendutkuuu sayang!