Tuesday, 8 November 2011

Seminar Pengganti Kelas

satu pertemuan kelas Psikologi Pendidikan digantikan
sebuah seminar yang disampaikan oleh seorang dokter dan profesor.
topik seminarnya menyangkut tentang anak2,
mungkin itu yang membuatnya dapat menggantikan kelas
Psi Pend ;P
ini hasil kelas pengganti tersebut :)


dr. Theresia Kaunang menyampaikan materi mengenai
Prevalensi Masalah Perilaku pada Anak dan Metode Terapi yg Tersedia

melalui presentasinya, dr. Theresia menyampaikan banyak hal.
pertama-tama beliau menejelaskan tentang tipe2 gangguan perkembangan pervasif
yg meliputi:
Autisme, Gangguan Asperger, Gangguan Rett, Gangguan Disintegratif Masa Anak-Anak,
dan PDD-Nos

Autisme adalah gangguan yang ditandai tidak adanya interaksi sosial timbal balik,
penyimpangan komunikasi dan pola perilaku terbatas serta stereotipik.
masalah perkembangan penderita Autisme meliputi:
social skill, bahasa, atensi, persepsi, tes realita, dan gerakan motorik.
deteksi Autisme dapat dilakukan dengan:
pemeriksaan medis, fisik, psikiatrik, neurologis, psikologis, laboratorium,
tes pendengaran, ketajaman penglihatan,
dan pemeriksaan EEG.

tipe gangguan perkembangan pervasif lainnya adalah
Gangguan Pemusatan Perhatian dan Hiperaktif (GPPH).
GPPH merupakan gangguan psikiatrik pada anak yg paling banyak.
gejalanya ditandai dengan adanya inatensi, hiperaktivitas, dan impulsivitas.
berdasarkan DSM-IV, GPPH memiliki diagnosis:
gejala harus berlangsung selama 6 bulan;
harus terdapat 6/lebih gejala inatensi dan/atau hiperaktivitas atau impulsivitas;
sebagian gejala timbul sebelum usia 7 tahun;
gangguan akibat gejala setidaknya harus terlihat pada 2 lingkungan (mis: sekolah & rumah);
terjadi gangguan yg cukup bermakna: sosial, akademik, dan pekerjaan;
gangguan lain (Autisme, Retardasi Mental, Skizofrenia) harus disingkirkan.

dampak gangguan tersebut bermakna pada perkembangan dan prestasi anak.

ada bermacam2 tipe GPPH:
inatentif (kurang dapat memperhatikan)
hiperaktif-impulsif
kombinasi
dalam remisi parsial
tidak tergolongkan

penyebab GPPH sampai sekarang belum diketahui.
akan tetapi ditemukan adanya kekurangan zat kimia yg menyampaikan pesan di otak.
kekurangan norepinefrin memicu inatensi,
kekurangan dopamin memicu hiperaktif-impulsif.

GPPH jelas menimbulkan dampak bagi prestasi anak di sekolah.
biasanya anak dgn GPPH:
perilaku di kelas buruk,
prestasi sekolah buruk,
sering dimarahi guru,
dikeluarkan dari sekolah,
gagal menyelesaikan sekolah.

bagi penderita GPPH, dampak yang dirasakan adalah:
prestasi belajar buruk,
gangguan sosialisasi,
status pekerjaan rendah,
berrisiko mengunakan narkoba,
berrisiko menerima tindak kekerasan/child abuse,
risiko kecelakaan meningkat,
hilang percaya diri.
sedangkan bagi keluarga penderita GPPH, dampaknya adalah:
stres,
keharmonisan keluarga terganggu,
perubahan status pekerjaan.

tipe gangguan perkembangan pervasif berikutnya adalah
Gangguan Perilaku Menentang/Oppositional Defiant Disorder (ODD).
ODD adalah suatu pola negativistik, permusuhan dan perilaku menentang yg
terus menerus tanpa adanya pelanggaran serius terhadap norma sosial atau
hak orang lain.
48% anak ODD mengalami GPPH.

gambaran mengenai penderita ODD:
sering berdebat/protes dgn orangtua,
kehilangan kendali atas rasa marah,
menolak patuh pada peraturan orangtua,
sengaja menganggu orang lain,
menyalahkan orang lain atas kesalahannya,
mudah tersinggung,
sering marah dan membenci,
sering dengki dan ingin balas dendam,
gejala sering terlihat di rumah, sekolah, atau di kedua tempat tsb,
seringkali perilakunya dianggap sebagai respons terhadap keadaan
yang tidak dapat diterima,
gangguan ini mengganggu fungsi sosial, akademik, atau pekerjaan,
penyalahgunaan obat terlarang (sekunder).

tipe gangguan perkembangan pervasif yg terakhir disebutkan oleh
dr. Theresa adalah Conduct Disorder,
yang merupakan pola perilaku berulang dan menetap di mana hak dasar orang lain
atau norma sosial yg sesuai usia dilanggar.
gambaran klinis Conduct Disorder adalah:
berbohong, mengancam, mengintimidasi orang lain;
memulai perkelahian fisik;
menggunakan senjata yg menimbulkan bahaya (batu, pecahan botol, pisau);
kejam secara fisik pd orang lain maupun binatang;
mencuri, memeras, merampok;
memaksa orang lain secara seksual;
sengaja menimbulkan kebakaran;
sengaja menghancurkan barang orang lain;
membongkar rumah, bangunan, kendaraan orang lain;
berbohong untuk mendapat barang atau kemurahan hati atau menghindari kewajiban;
meninggalkan/melarikan diri dari rumah, bolos sekolah;
mengekspresikan perilaku agresif dalam berbagai bentuk;
sering menyembunyikan perilaku antisosial;
terlibat penggunaan NAPZA, miras, dan rokok;
gangguan bermakna dalam fungsi sosial, akademik, dan pekerjaan.

gangguan2 psikiatrik lainnya yg berdampak pd masalah perilaku:
mental retardasi, gangguan depresi, cemas, gangguan komunikasi,
psikotik, masalah emosional krn lingkungan, masalah perkembangan anak lainnya.

treatment yg dilakukan meliputi multimodal treatment, yaitu
pharmacological treatment dan psychosocial treatment.
bentuk2 treatment yg dapat dilakukan meliputi:
farmakoterapi,
psikoterapi,
terapi perilaku, wicara, okupasi,
sensori integrasi,
terapi remedial,
konseling keluarga,
program pola asuh,
parents, social skills training,
perbaikan nutrisi,
environmental management,
dan school based intervention.

Monday, 7 November 2011

Craving for Michael Bublé

geez, it's been a while since my last googling
about my beloved crooner, Michael Bublé Image Hosted by ImageShack.us

the latest news I know about him is
he launched his amazing Christmas album on 24th Oct.


GOD!!!! I crave it soooo bad Image Hosted by ImageShack.us

I love Bublé more and more until I started thinking about
buying any kind of merchandise they sell in his official website...

this sweater looks good if you don't ask the price


hmpf.
even just for expressing how much desire I have of him,
I still need a lot of bucks... Image Hosted by ImageShack.us

I'm melting more about his voice when I listened to this song Image Hosted by ImageShack.us


Michael Bublé...
there's nothing more I can talk, he's just to good to be true... *speechless*

Sunday, 6 November 2011