Wednesday, 25 May 2016

Keberuntungan Seorang Adik

"gw agak curiga, latar belakang psikologi ini membuat gw menarik manusia2 bermasalah."

"..."

"orang pertama, bapaknya pejudi. orang kedua, pernah percobaan bunuh diri. orang ketiga, ortunya ada yang gangguan mental udah ke psikiater. orang keempat, bapaknya pemabuk."

"..."

"kayaknya berikut2nya kalau kenalan, gw mau ngaku aja ah lulusan ekonomi atau sastra. orang jadi ga berharap banyak sama gw. jangan mentang2 orang lulusan psikologi terus jadi bisa menerima dengan mudah orang lain dengan berbagai problematika hidupnya."

"dih kok lw gitu sih."

"iya dong, gw kan males juga kalau orang jadi set expectation sama gw karena latar belakang pendidikan sarjana gw. helo, gw sarjana psikologi doang, bukan psikolog dan ogah jadi psikolog juga."

"bukannya setiap orang punya cerita ya?"

"..."

gw memang sulit paham dengan tingkat empati tertinggi
yang dibawa dari lahir sama my dearest brother.

thanks for the insightful short talk.
yeah, I won't try to hide my educational background
(which somehow makes me believe I am attractive
only for those who are in need of mental assistance).

brother, you are always my bestest yet worst friend ever.